Phobia

Minggu, 27 Februari 2011

Kesempatan Kerja

A PENGERTIAN KESEMPATAN KERJA

Kesempatan kerja adalah suatu keadaan yang menggambarkan ketersediaan pekerjaan untuk diisi oleh para pencari kerja. Namun bisa diartikan juga sebagai permintaan atas tenaga kerja.

Tenaga kerja memegang peranan yang sangat penting dalam roda perekonomian suatu negara, karena:

1. Tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi.

2. Sumber Daya Alam.

3. Kewiraswastaan.

Tenaga kerja juga penting dilihat dari segi kesejahteraan masyarakat. Adapula masalah yang ditimbulkan dari banyaknya tenaga kerja:

1. Masalah-masalah perluasan kesempatan kerja.

2. Pendidikan yang dimiliki angkatan kerja.

3. Pengangguran.

Sumitro Djojohadikusumo mendefinisikan angkatan kerja sebagai bagian dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau yang sedang mencari kesempatan untuk melakukan pekerjaan yang produktif. Faktor-faktor yang menentukan angkatan kerja menurut Sumitro diantaranya:

a. Jumlah dan sebaran usia penduduk.

b. Pengaruh keaktifan bersekolah terhadap penduduk berusia muda.

c. Peranan kaum wanita dalam perekonomian.

d. Pertambahan penduduk yang tinggi.

e. Meningkatnya jaminan kesehatan.

B. STRATEGI PENINGKATAN KESEMPATAN KERJA

Sebagai strategi peningkatan kesempatan kerja yang diperlukan antara lain :

a. Dari sisi persediaan tenaga kerja :

· Pengendalian jumlah penduduk dalam jangka panjang masih perlu dipertahankan.

· Pengendalian angkatan kerja dalam jangka pendek melalui peningkatan pendidikan yaitu dibedakan atas peningkatan kuantitas pendidikan (perluasan fasilitas pendidikan, peningkatan kondisi perekonomian keluarga yang mencegah angka putus sekolah dan peningkatan usia sekolah/wajib belajar 9 tahun) serta peningkatan kualitas pendidikan dan produktivitas tenaga kerja.

· Pemerataan pembangunan infrastruktur secara merata sehingga dapat mencegah migrasi desa-kota.

b. Dari sisi kebutuhan tenaga kerja

· Perluasan dan penciptaan kesempatan kerja melalui kebijakan makro (seperti penyederhanaan mekanisme investasi, pengembangan sistem pajak yang ramah pengembangan usaha, sistem kredit yang menggerakkan sektor riil), kebijakan regional (melalui pengalokasian anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang menyerap tenaga kerja), kebijakan sektoral ( di sektor pertanian dapat dilakukan melalui penguatan kelembagaan (koperasi), membentuk kelompok yang terdiri dari beberapa usaha kecil (UKM) dalam pengolahan hasil pertanian, perbaikan teknik usaha tani, hingga pengembangan sistem pengemasan sesuai dengan kebutuhan pasar di luar komunitas, sedangkan di sektor industri melalui penyederhanaan mekanisme investasi, penataan sistem keamanan yang lebih baik, melakukan promosi peluang investasi daerah serta di sektor lainnya melalui sistem regulasi dan perizinan usaha yang lebih sederhana) dan kebijakan khusus (usaha kerajinan dan makanan bagi wanita di perdesaan, TKMT (Tenaga Kerja Muda Terdidik) yaitu program perluasan kesempatan kerja bagi lulusan SLTA ke perdesaan.

· Pengembangan sistem link and match dan informasi kerja.



Dikutip dari berbagai sumber

Senin, 29 November 2010

Hisana Fried Chicken (HFC)

Selama ini yang kita ketahui kualitas ayam goreng jalanan sangat berbeda jauh dengan kualitas ayam goreng yang bertempat di mall-mall besar. Seperti ayam goreng yang memiliki julukan sebagai “Jagonya Ayam” itu.


Namun sekitar pertengahan bulan juni lalu, saya menemukan suatu produk makanan yang bertempat di pinggir jalan tepatnya di Jl. Serdang Baru no.7 Jakarta Pusat. Awalnya saya pikir kualitas ayam goreng disini sama saja dengan kualitas ayam goreng dipinggir-pinggir jalan. Namun setelah saya mencoba membeli produk tersebut. Ternyata kualitas ayam goreng disini berbeda jauh dengan kualitas ayam goreng pinggir jalan lainnya. Malah menurut pendapat saya kualitas dari produk ayam goreng yang memiliki nama Hisana Fried Chicken ini termasuk bagus malah hampir setara dengan produk ayam goreng yang bertempat di mall-mall besar.


Meskipun letak dari outlet HFC ini berada di pinggir jalan. Namun produsen HFC tetap menjaga kebersihan dari produknya tersebut. Terbukti dari tempat memasaknya yang bersih dan minyak goreng yang dipakai adalah minyak goreng yang masih jerinih bukan minyak jelantah yang biasanya dipakai produsen ayam goreng jalanan. Ayamnya itu sendiri digoreng tidak menggunakan kuali, tapi menggunakan deep freyer. Yang tidak kalah hebatnya lagi, untuk menggoreng ayam ini diperlukan prosedur-prosedur yang cukup rumit. Setelah ayam selesai digoreng dan ditiriskan. Ayam tersebut langsung diletakkan didalam food warmer, semacam etalase yang memakai warmer didalamnya. Sehingga ayam bisa tetap garing, hangat dan terhindar dari debu.


Untuk masalah harga, produk ini memiliki harga yang relative murah dan tidak akan membuat isi dalam dompet anda terkuras habis. Berikut daftar harganya :


Paha atas Rp 8.000,-

Dada Rp 8.000,-

Sayap Rp 6.000,-

Paha bawah Rp 6.000,-

Kulit Rp 5.000,-

Usus Rp 5.000,-

Nasi Rp 2.000,-


Murah bangetkan, harga murah belum tentu rasanya tidak enak dan tidak bersih. Jadi cobain dulu aja baru komentar.

Jumat, 29 Oktober 2010

Gunadarma University

Jenis layanan yang ada pada gunadarma university :


BAAK online, SAP, UG warta warga, UG community, virtual class, ILAB, UG open courseware, studentsite, UG pedia, staffsite, BAPSI, UG hotzone map, UG one the press, HELPDESK, library, career, e-learning, seminar.

Penjelasan tentang layanan-layanan yang ada di gunadarma university :

· BAAK : tempat semua informasi.

· Studentsite : tempat kita bisa mencari info tentang jadwal-jadwal kuliah dan tentang kuliah yang mata kuliahnya softskill.

· Wartawarga : tempat kita menulis tentang apa saja yang terpenting tidak yang aneh-aneh.

· Staffsite : tempat kita bias berkomunikasi dengan dosen-dosen.

· Library : tempat mencari kebutuhan buku-buku yang diperlukan mahasiswa.

· Carrer : tempat kita mendapatkan info tentang lowongan kerja dengan perusahaan-perusahaan yang bekerjasama dengan universitas gunadarma.

· E_learning : pembelajaran jarak jauh.

· SAP : daftar mata kuliah sampai semester akhir.

· ILAB : tempat kita melakukan praktikum secara mandiri, tidak dibantu siapapun.

· Helpdesk : tempat kita meminta bantuan apabila kita mengalami problem tentang studentsite dll.

· BAPSI : meningkatkan kualitas dari universitas, yang membantu rector.

· Community : gabungan dari alumni, mahasiswa sampai dosen untuk berbagi cerita.

· Seminar : tempat kita mengetahui seminar-seminar yang ada dikampus gunadarma.

Keunggulan layanan tersebut :

· BAAK : bagus karena tempat semua info disitu.

· Studentsite : sangat bagus karena mahasiswa sangat membutuhkan itu, bukan hanya sebagai kuliah softskill tapi buat info-info yang lain.

· Wartawarga : kita bisa mengembangkan kreatifitas kita dalam hal tulisan.

· Staffsite : kita bisa saling mengenal dengan dosen, karena kita sangat butuh itu.

· Library : dapat membantu mahasiswa lebih mudah mencari buku yang diperlukan.

· Carrer : sangat bagus untuk mahasiswa yang ingin bekerja.

· E-learning : sangat bagus karena mempermudah mahasiwa untuk dapat belajar, juga bisa mempermudah pelaksanaan belajar karena tidak perlu dating kekampus.

· SAP : kita bisa mengatur mata kuliah kita sesuai dengan jadual-jadual di SAP.

· ILAB : membuat mahasiswa jadi mandiri dan bisa bertanggung jawab dengan dirinya sendiri.

· Helpdesk : mempermudah mahasiwa meminta bantuan apabila mengalami kesulitan pada data pribadinya seperti studentsite dll.

· BAPSI : dapat membuat kampus jadi lebih bagus karena adanya peningkatan kualitas dan sarana-sarana.

· Community : mempererat hubungan antara alumni, mahasiswa dan dosen.

· Seminar : sangat bagus karena seminar sangat dibutuhkan mahasiswa untuk menambah pengetahuan mereka.

Alamat URL(Link) layanan gunadarma university

http://studentsite.gunadarma.ac.id

http://wartawarga.gunadarma.ac.id

http://staffsite.gunadarma.ac.id

http://library.gunadarma.ac.id

http://carrer.gunadarma.ac.id

http://elearning.gunadarma.ac.id

http://sap.gunadarma.ac.id

http://ilab.gunadarma.ac.id

http://helpdesk.gunadarma.ac.id

http://bapsi.gunadarma.ac.id

http://community.gunadarma.ac.id

sumber :

http://ryzalraster.blogspot.com/2010/10/tulisan.html

Sabtu, 23 Oktober 2010

KOPERASI

Koperasi adalah asosiasi orang-orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama atas dasar prinsip-prinsip koperasi, sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar dengan biaya yang rendah melalui perusahaan yang dimiliki dan diawasi secara demokratis oleh anggota-anggotanya.

Sedangkan menurut UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, pengertian koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Tujuan dari koperasi adalah untuk menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibandingkan sebelum bergabung dengan koperasi.

Dari pengertian di atas dapat diuraikan sebagai berikut:

pertama adalah asosiasi orang-orang. artinya, koperasi adalah organisasi yang terdiri dari orang-orang yang merasa senasib dan sepenanggungan, serta memiliki kepentingan ekonomi dan tujuan yang sama.

Kedua adalah usaha bersama. artinya, koperasi adalah badan usaha yang tunduk pada kaidah-kaidah ekonomi yang berlaku, seperti adanya modal sendiri, menanggung resiko, penyedia agunan, dll.

Ketiga adalah manfaat yang lebih besar. artinya, koperasi didirikan untuk menekan biaya, sehingga keuntungan yang diperoleh anggota menjadi lebih besar.

Keempat biaya yang lebih rendah. dalam menetapkan harga, koperasi menerapkan aturan, harga sesuai dengan biaya yang sesungguhnya, ditambah komponen lain bila dianggap perlu, seperti untuk kepentingan investasi.

Prinsip-prinsip Koperasi

Koperasi bekerja berdasarkan beberapa prinsip. Prinsip ini merupakan pedoman bagi Koperasi dalam melaksanakan nilai-nilai koperasi.

Prinsip yang pertama adalah keanggotaan sukarela dan terbuka, dimana koperasi sebagai organisasi yang keanggotaannya bersifat sukarela, terbuka bagi semua orang yang bersedia menggunakan jasa-jasanya, dan bersedia menerima tanggung jawab keanggotaan, tanpa membedakan SARA.

Prinsip yang kedua adalah pengawasan oleh anggota secara demokratis, dimana koperasi sebagai organisasi demokratis yang diawasi oleh anggotanya, yang secara aktif menetapkan kebijakan dan membuat keputusaan laki-laki dan perempuan yang dipilih sebagai pengurus atau pengawas bertanggung jawab kepada Rapat Anggota. Dalam Koperasi primer, anggota memiliki hak suara yang sama (satu anggota satu suara) dikelola secara demokratis.

Prinsip yang ketiga adalah partisipasi anggota dalam kegiatan ekonomi, dimana anggota harus menyetorkan modal mereka secara adil dan melakukan pengawasan secara demoktaris karena sebagian dari modal tersebut adalah milik bersama. Bila ada balas jasa terhadap modal, diberikan secara terbatas. Anggota mengalokasikan SHU untuk beberapa atau semua dari tujuan seperti, mengembangkan koperasi (caranya dengan membentuk dana cadangan, yang sebagian dari dana itu tidak dapat dibagikan), dibagikan kepada anggota (caranya seimbang berdasarkan transaksi mereka dengan koperasi), Mendukung keanggotaan lainnya yang disepakati dalam Rapat Anggota.

Prinsip yang keempat adalah otonomi dan kemandirian, dimana koperasi sebagai organisasi otonom dan mandiri yang diawasi oleh anggotanya. Apabila Koperasi membuat perjanjian dengan pihak lain, termasuk pemerintah, atau memperoleh modal dari luar, maka hal itu harus berdasarkan persyaratan demokratis dari anggotanya.

Prinsip yang kelima adalah pendidikan, pelatihan dan informasi, dimana koperasi memberikan sarana pendidikan dan pelatihan bagi anggota, pengurus, pengawas, manager, dan karyawan. Tujuan dari adanya pendidikan, pelatihan, dan informasi dalam kegiatan koperasi, agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan lebih efektif bagi perkembangan koperasi. Koperasi memberikan informasi kepada masyarakat umum, khususnya orang-orang muda dan tokoh-tokoh masyaralat mengenai hakekat dan manfaat berkoperasi.

Prinsip yang keenam adalah kerjasamaa antar koperasi. Dengan bekerjasama pada tingkat lokal, regional dan internasional, maka gerakan koperasi dapat melayani anggotanya dengan efektif dan dapat memperkuat gerakan Koperasi.

Prinsip yang ketujuh adalah kepedulian terhadap masyarakat. Dimana koperasi melakukan kegiatan untuk pengembangan masyarakat sekitarnya secara berkelanjutan melalui kebijakan yang diputuskan oleh Rapat Anggota.

sumber :

http://berkoperasi.blogspot.com/